Menimbang Gagasan Islamisasi Ilmu Sosial

Dalam sejarah peradaban modern, ilmu pengetahuan dan agama adalah dua musuh bebuyutan yang saling berebut kekuasaan. Abad Pertengahan adalah abad kekuasaan agama. Agama adalah “kaisar” yang kekuasaannya sangat absolut. Agama tidak hanya menentukan apa yang boleh dan tidak boleh dikerjakan oleh manusia tapi juga apa yang boleh dan tidak boleh dipikirkan. Semboyannya, “di luar wahyu, tidak ada kebenaran”. Renaissance adalah kudeta atas kekuasaan agama. Rasio kemudian dinobatkan sebagai “kaisar” baru dengan kekuasaan yang tak kalah absolut dengan yang pertama. Semboyannya, “di luar rasio, tidak ada kebenaran”. Rasio menjadi penentu benar dan salah. Segala sesuatu yang bertentangan dengan rasio dicap sebagai mitos. Agama adalah korban pertamanya.

Masyarakat Perkotaan dalam Pemikiran Emile Durkheim dan Karl Marx

Masyarakat merupakan suatu elemen yang penting dalam tatanan sosial. Menurut Emile Durkheim, masyarakat merupakan kenyataan objektif individu-individu yang merupakan anggota-anggotanya. Sedangkan menurut karl marx masyarakat sebagai struktur yang terdapat ketegangan akibat pertentangan antar kelas sosial karena pembagian tugas atau nilai-nilai ekonomi yang tidak merata di dalamnya. Pada dasarnya masyarakat adalah satu kesatuan yang saling hidup Bersama di wilayah atau tempat yang sama dalam waktu yang lama. Namun seiring berkembangnya zaman terbentuklah masyarakat maju Masyarakat maju ini telah mengalami perkembangan dan kemajuan teknologi dan informasi. Sehingga mengalami perkembangan dan perubahan yang datang dalam kehidupan. Hubungan antar masyarakat didasarkan pada kepentingan pribadi dan kebutuhan masing-masing individu. Masyarakat perkotaan sering diidentikkan dengan masyarakat maju atau modern.

Teori Solidaritas Emile Durkheim Pada Era Digital

Digital Solidarity - Dok. Pixy.orgDigital Solidarity - Dok. Pixy.org

Perkembangan teknologi digital nyatanya tidak begitu saja melunturkan solidaritas mekanik yang terbangun diantara netizen. Tentu saja, hubungan saling tergantung diantara netizen membuat solidaritas organik juga tumbuh subur. Artikel ini memotret berkembangnya solidaritas mekanik dan organik di kalangan content creator yang makin berkembang di era digital ini.

Pemberian Label, Salah Satu Penyebab Seseorang Melakukan Penyimpangan

Teori Labelling yang dikemukakan oleh Edwin M. Lemert menyatakan bahwa seseorang yang diberi cap sebagai seorang penyimpang (deviant) akan cenderung melanjutkan perilaku menyimpang tersebut. Salah satu penyebab berlanjutnya tindakan penyimpangan di masyarakat adalah adanya pemberian label. Pemberian label membuat seseorang merasa bahwa dirinya merupakan orang yang buruk atau setidaknya dinilai buruk oleh masyarakat. Hal ini menurunkan semangat bahkan menghilangkan motivasi seseorang untuk menjadi orang yang lebih bisa diterima di masyarakat.  

Memahami Agama: Perspektif Durkheim, Weber dan Marx

Pada zaman modern ini, hampir tiap masalah yang terjadi selalu dikaitkan dengan agama. Memang benar, sebagian masalah terkait dengan agama. Tapi apabila masalah tersebut berkaitan dengan agama, apakah masyarakat akan mengerti apa akar masalahnya? Sebagian orang terkadang belum mengerti mengenai agama dan hanya berlandaskan keyakinan dan kebenaran tafsiran yang diyakini untuk menyelesaikan problematika. Nyatanya, dalam suatu penyelesaian masalah tidak hanya satu jalan keluar melainkan ada banyak.

Apakah Pandemi Mengubah Solidaritas Sosial Menjadi Solidaritas Digital?

Downloading Solidarity - Original Image by Gerd AltmannDownloading Solidarity - Original Image by Gerd AltmannSaya adalah mahasiswa yang baru mengenal teori Emile Durkheim, dan cukup menyukai pemikirannya. Salah satunya di buku The Division of Labour in Society (1893), Durkheim menjelaskan bahwa unsur baku dalam masyarakat adalah faktor solidaritas. Lantas, ia membaginya menjadi solidaritas mekanik dan organik. Solidaritas organik digambarkan dengan pembagian kerja yang lebih variatif dibanding solidaritas mekanik.

Sayangnya, relevansi mengenai solidaritas sosial harus dilabrak oleh realitas baru pandemi COVID-19. Solidaritas mekanik, organik, atau apalah itu, sama saja saat ini. Selama orang-orang memiliki smartphone, internet, dan media sosial, solidaritas pun akan terbentuk di dunia digital.

Karakteristik Masyarakat Perkotaan: Perspektif Durkheim, Marx dan Weber

Urban Life Style - Sumber. PxhereUrban Life Style - Sumber. PxhereMasyarakat merupakan salah satu komponen yang sangat urgent dalam berbagai bidang, mulai dari sosial, ekonomi, budaya, dan lain sebagainya. Masyarakat, berdasarkan peradabannya, dibagi menjadi tiga yaitu masyarakat primitif, desa dan masyarakat kota. Hal ini juga dapat ditilik melalui berbagai aspek yang lain, karena jika ditinjau dari karakteristik awal, perbedaan antara masyarakat primitif (primitive society), masyarakat pedesaan (rural community) dan masyarakat perkotaan (urban community) saling bertolak belakang. Tapi bagaimana jika ditarik pada era kontemporer saat ini, apakah hal tersebut berlaku atau masih bias dalam pandangan?

Video Lengkap Materi Teori Sosiologi Klasik

Berikut ini video lengkap gagasan tokoh-tokoh utama Teori Sosiologi Klasik, meliputi Auguste Comte (3 Video), Emile Durkheim (3 Video), Max Weber (4 video), Georg Simmel (2 video), dan Karl Mrx (3 video). Semua video ini bisa diakses di channel Youtube Rumah Sosiologi: https://youtube.com/c/RumahSosiologiDi Channel ini, kita ngobrol soal sosiologi dan teori sosial. Ada juga video-video tutorial, terutama berkaitan dengan aplikasi untuk keperluan pendidikan seperti zotero, office dll. Jadi jangan lupa subscribe untuk mendapat update video-video terbaru dari Rumah Sosiologi. :)

Berikut cideo lengkap Teori Sosiologi Klasik

Full Playlist: 

Per-tokoh:
1. Auguste Comte: Positivisme: https://youtu.be/bI3njMVP4eI
2. Kritik atas Positivisme Auguste Comte: https://youtu.be/M-M7Zh5IqWk
3. Auguste Comte: Hukum Tiga Tahap: https://youtu.be/5g1C-dSbeUA
4. Emile Durkheim: Fakta Sosial: https://youtu.be/vbvR_9SaIh0
5. Emile Durkheim: Teori Solidaritas: https://youtu.be/3KgGswcuF_w
6. Emile Durkheim: Teori Bunuh Diri: https://youtu.be/2-xd6Ov4MkU
7. Max Weber: Definisi Sosial, Verstehen & Tipe Ideal: https://youtu.be/rHHH3XCgedA
8. Max Weber: Tipe Tindakan Sosial: https://youtu.be/b5KZeK7KvFA
9. Max Weber: Tiga Tipe Otoritas: https://youtu.be/7TkVCaMOe1Q
10. Max Weber: Etika Protestan dan Spirit Kapitalisme: https://youtu.be/rqSWCTWwq1M
11. Georg Simmel: Interaksi Timbal Balik (Sosiologi Dialektis): https://youtu.be/IEQptyhF_ng
12. Georg Simmel: The Philosophy of Money: https://youtu.be/L3cuVT9m150
13. Asumsi Dasar Teori Karl Marx: https://youtu.be/8q799vO_LFg
14. Karl Marx: Materialisme Historis dan Teori Kelas: https://youtu.be/YfPOGQrdbII
15. Karl Marx: Kerja dan Alienasi: https://youtu.be/V7OmvHuudso

Teori Thaba'i Al-Umran Ibnu Khaldun

Bust of Ibn Khaldoun (Algeria) - Sumber. WikipediaBust of Ibn Khaldoun (Algeria) - Sumber. WikipediaTeori thaba’i al-umran pertama kali dicetuskan oleh Ibnu Khaldun. Siapa yang tak mengenal sosok Ibnu Khaldun? Ibnu Khaldun bukan hanya seorang filsuf, melainkan juga sosiolog, politikus dan ahli sejarah. Orang-orang beranggapan bahwa Ibnu Khaldun merupakan perintis ilmu sosial dan orang pertama yang berusaha merumuskan hukum-hukum kemasyarakatan. Menurutnya, sosiologi merupakan sarana untuk memahami sejarah dan kondisi sosial masyarakat pada suatu generasi, proses perubahan dalam suatu masyarakat, faktor dan pengaruhnya dalam peta peradaban bangsa.

Hidup Berdialektika Menurut Peter L Berger

Peter L. Berger - Sumber. WikipediaPeter L. Berger - Sumber. WikipediaOrganisme berubah dan berkembang, bentuk dan perilakunya tidak konstan, mereka berubah sebagai respons terhadap lingkungan. Jenis-jenis pada satu waktu berlimpah dan dominan digantikan oleh jenis-jenis baru yang pada gilirannya menjadi dominan, dan seterusnya. Masyarakat adalah produk manusia, dan manusia adalah produk masyarakat. Manusia adalah pencipta kenyataan sosial yang obyektif melalui proses eksternalisasi,  sebagaimana kenyataan obyektif mempengaruhi kembali manusia melalui proses internalisasi (Berger, 1990). Maka sejatinya manusia itu adalah hasil dari lingkungannya, dan begitupun sebaliknya.

Tentang Kami

Rumah Sosiologi adalah komunitas independen tempat nongkrong para pecinta sosiologi seluruh Indonesia. Jangan lupa follow akun kami untuk mendapat update terbaru:

Ingin berkontribusi?

Hobby nulis? Punya info menarik soal jurnal, ebook, atau apapun yang berkaitan dengan sosiologi? Share donk di sini, daripada ditimbun, ntar basi :D. Baca CARA & PEDOMAN MENULIS.

Cari Artikel di Sini