Hadis dalam Perspektif Teori Interaksionisme Simbolik

Interaksionisme simbolik adalah suatu pendekatan yang dibangun atas dasar formasi sosial dari simbol-simbol, makna-makna umum atau makna yang dipahami bersama, dan penggunaannya dalam komunikasi, baik di dalam diri maupun di dalam orientasi self terhadap orang lain dalam berbagai interaksi di antara pelaku-pelaku sosial (Turner 2012, 338).

Setiap tindakan, ucapan, dan sebagainya itu adalah simbol, jadi hampir seluruh kehidupan itu memiliki simbol. Pendapat antropolog mengenai teori simbol di antaranya Erwin Goodenough, bahwa barang dan pola itu sebagai simbol, bisa memiliki makna yang lebih dari makna sebenarnya. Misalnya bendera yang hanya berupa kain bisa memiliki makna yang lebih luas dari sekedar bendera. Dan antropolog lain yaitu John A. Saliba, bahwa simbol adalah sarana untuk menyampaikan pemikiran kita pada orang lain dengan bahasa, ucapan, dll.

Teori Simbol dan Relevansinya bagi Studi Hadis

Islamic SymbolIslamic SymbolManusia memiliki ide, kepercayaan, fikiran, perasaan, kesadaran nilai-nilai, orientasi yang tidak semua itu bisa diungkapkan secara langsung, tidak bisa langsung ditransfer karena itu manusia butuh yang namanya “sarana” referensi. “Sarana” referensi tersebut biasa disebut dengan simbol. Begitupun halnya dalam beragama, ketika manusia beragama pasti dia mengakui adanya sesuatu yang supernatural (sakral) yang itu hanya dapat ia rasakan ketika adanya sesuatu yang menginterpretasikannya sebagai jembatan. Maka di situlah peran simbol dalam agama.

RUU-PKS dan Manusia Satu Dimensi

Baudrillard menyatakan bahwa tubuh dijadikan objek panggilan.[1] Secara literal, ia telah diganti dengan jiwa dalam fungsi moral dan ideologis. Dalam praktik kesehariannya apa yang terjadi pada tubuh perempuan baik di kasur, dapur, sumur dan ruang publik merupakan hal yang bersifat politis. Rancangan undang-undang penghapusan kekerasan seksual merupakan hal yang sangat serius terkait pengaturan hak-hak politis perempuan. Jika sebelumnya tidak ada payung hukum yang melindungi korban kekerasan seksual secara komprehensif mulai dari penyelidikan, pendampingan dan pemulihan korban maka RUU ini sebagai jalan keluarnya. Hukuman bagi pelaku kekerasan seksual pun diatur dengan rinci hingga tidak akan mengkriminalisasi korban seperti yang terjadi pada Baiq Nuril. RUU P-KS ini tidak tanpa hambatan, ada pihak-pihak yang terganggu dengan perubahan sistem yang ada.

Gaya Hidup Konsumtif Masyarakat Modern

Consumerism - Sumber. Flickr ImageConsumerism - Sumber. Flickr ImageZaman modern, di mana kita hidup sekarang, adalah zaman ketika manusia modern tak dapat melepaskan diri dari ketergantungan terhadap teknologi yang makin lama makin canggih. Semua bidang dalam keseharian kita tidak ada yang lepas dari jamahan teknologi, seperti gadget, benda kecil tapi kaya akan fitur yang membuat aktivitas manusia menjadi efektif dan efisien.

Gender dan Seksualitas

Gender Equality - Sumber. Pixabay ImageGender Equality - Sumber. Pixabay ImagePersoalan gender hingga saat ini menjadi salah satu wacana utama yang hampir tidak pernah absen ketika membicarakan isu-isu kemanusiaan. Wacana tentang hak-hak perempuan menjadi salah satu arus penting dunia bersamaan dengan meningkatnya penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia. Isu tentang gender selalu muncul dalam setiap bidang kehidupan: politik, budaya, agama dan ekonomi.

Manusia Satu Dimensi di Sekitar Kita

One-Dimensional Man - Sumber. Flickr ImageOne-Dimensional Man - Sumber. Flickr ImageTulisan singkat ini dimaksudkan untuk membahas realitas di masyarakat menggunakan perspektif One Dimensional Man dari Herbert Marcuse. Dinamakan manusia satu dimensi karena di era modern ini manusia digiring untuk mengafirmasi apa yang diinginkan sistem dan bukan melawan. Lagi pula setiap kali ada perlawanan atau penolakan terhadap hal tersebut, yang terjadi justru hal itu diolah seakan-akan menjadi keuntungan dan merupakan hal yang baik atau wajar. Semua ini tidak lain adalah pengaruh dari iklan dan media sosial serta netizen yang senang untuk sekedar ikut-ikutan dengan trending topic.

Dompet Daring dalam Tinjauan Kritis

Online Payment - Sumber. Pexels ImageOnline Payment - Sumber. Pexels ImageSemenjak masifnya perkembangan internet pada akhir abad 20, dunia juga mulai berubah rupa. Semisal saja, perubahan sistem belanja yang sifatnya konvensional bergeser menggunakan daring. Juga bermunculannya start up yang mulai mereduksi kegiatan konvensional. Seperti aplikasi Go-Jek, Grab untuk transportasi. Bukalapak, Shopee, Belimobilgue.com dan lain sebagainya.

Tentang Kami

Rumah Sosiologi adalah komunitas independen tempat nongkrong para pecinta sosiologi seluruh Indonesia. Jangan lupa follow akun kami untuk mendapat update terbaru:

Disclaimer

Silahkan membaca kebijakan disclaimer Rumah Sosiologi di SINI