Para Pengikut Gerakan Massa: Menimbang Gagasan Eric Hoffer

Peserta Aksi Bela Islam 313 - Dok. Wikipedia IndonesiaPeserta Aksi Bela Islam 313 - Dok. Wikipedia IndonesiaEverything flows and nothing stays”, ujar Heraclitus, filosof Yunani Abad ke-5 SM (Microsoft 2005). Begitulah kira-kira hukum yang berlaku secara universal di dunia ini. Perubahan adalah keniscayaan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Perubahan sama pastinya dengan kematian. Segala aspek kehidupan manusia tidak pernah bisa mengelak dari hukum perubahan ini.

Sebagian besar perubahan berjalan secara alamiah atau terlihat alamiah, sementara perubahan lain harus dipaksakan agar dapat terwujud menjadi kenyataan. Hal ini karena suatu perubahan selalu bersifat sistemik, berimplikasi pada perubahan lain (Macionis 2008, 633), sehingga sebuah gerak berubah tak jarang menghendaki adanya perubahan tidak saja pada aspek-aspek kultural tapi juga struktural. Oleh sebab itu, bagi mereka yang tengah menikmati kemapanan—baik secara politik, ekonomi maupun kultural—perubahan adalah juga berarti ancaman bagi kekuasaan mereka. Sementara bagi kelompok/kelas yang tak ikut menikmati kemapanan, perubahan adalah jalan untuk mengubah nasib. Bagi kelompok ini, harapan untuk mengubah nasib dan keadaan adalah daya hidup yang mampu menggerakkan mereka untuk ikut serta dalam gerakan-gerakan sosial.

Rahim Bukan Tempat Bermain-main

Desa itu hanya rahim dari kita untuk berkembang dewasa. Sedangkan kota itu tempat jelajahan saat kita dewasa. Rahim itu harus diberikan gizì untuk berkembang dengan baik agar tidak heran, tidak kaget saat menelaah sesuatu.

Kita menilai rahim dan tempat jelajahan itu sama saja. Konyolnya sekarang tidak ada paham perbedaan antara rahim dan jejalahan. Lebih parahnya rahim akan dijadikan jelajahan. Gila. Manusia tidak lagi hormati rahim hanya saja selalu rindu ingin menikmatinya. Kemudian jadi tempat jelajahan.

Teori Kritis Selayang Pandang

Harus segera saya kemukakan bahwa tulisan ini BUKAN upaya orisinil penulis untuk menjelaskan teori kritis tetapi hanya adaptasi dan pembahasaan ulang dari beberapa bagian buku F. Budi Hardiman, Menuju Masyarakat Komunikatif dan Kritik Ideologi, serta kuliahnya di Salihara (Kelas Filsafat. Seni Ketaksepahaman: Habermas dan Hermeneutika Kritis). Pembahasan dalam tulisan pendek ini meliputi kelahiran dan kemacetan teori kritis generasi pertama, sekilas tentang kritik atas free value science dan hermeneutika kritis.

Rasionalitas Musisi Terhadap RUU Permusikan di Indonesia

Musik telah berdampak pada masyarakat, sepanjang masa, selama manusia memainkan dan juga mendengarkan musik. Musik bisa dikatakan sebagai sarana untuk menyampaikan sebuah pesan dengan diiringi oleh beberapa instrumen yang dimainkan dan dapat mengeluarkan suara atau bunyi. Musik sudah menjadi suatu budaya yang mendarah daging di dalam masyarakat itu sendiri. Secara garis besar karya-karya musik selalu bersinggungan dengan aspek realitas yang terjadi di dalam lapisan masyarakat.

Seni Memahami Papua

Masyarakat jawa jika memandang masyarakat papua yang akan muncul dari pikirannya adalah masyarakat primitif, pemabuk, dsb. Ada banyak sekali judgement buruk tentang masyarakat papua di masyarakat jawa. Kultur di papua seringkali dipukul rata atau disamakan dengan kultur jawa sehingga yang terjadi kita terjebak pada rasialisme yang tidak perlu. Mereka tidak memahami apa dan bagaimana proses pembentukan masyarakat di papua. Ada proses sejarah panjang yang membentuk kultur masyarakat papua yang tentu berbeda dengan jawa.1

Ruang Hidup yang Dirampas itu Bernama Waduk Sepat

Kolase Perebutan Ruang oleh RakyatKolase Perebutan Ruang oleh Rakyat

Basundoro dalam bukunya Merebut Ruang Kota: Aksi Rakyat Miskin Kota Surabaya 1900-1960an berusaha memotret fenomena Kembang Kuning dari sudut pandang pertarungan akan eksistensi manusia dalam kebutuhan ruang. Ruang di sini merupakan ruang di mana manusia menjalankan konsep dirinya sebagai individu dan makhluk sosial. Pertarungan yang terjadi di Surabaya ternyata berlanjut hingga hari ini, sampai detik ini dua orang masyarakat Waduk Sepat tengah diperiksa oleh Polda Jatim lantaran mereka dituduh merusak fasilitas yang dimiliki oleh PT. Ciputra Surya. Lalu bagaimanakan sebenarnya konflik ini berlangsung, tulisan ini berusaha memotret perebutan ruang kota di era sekarang.

Solidaritas Masyarakat Surabaya Melawan Politik Impunitas

Kata impunity yang ada dalam bahasa inggris tidak ditemukan padanan kata dalam bahasa indonesia resmi. Kata impunity sendiri berasal dari bahasa latin impunitas yang berasal dari akar kata impune yang artinya tanpa hukuman.

ImpunitasImpunitas
Impunitas

Impunity dalam kerangka hukum internasional disini adalah ketidakmungkinan de jure atau de facto untuk membawa pelaku pelanggaran hak asasi manusia untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya baik dalam proses peradilan, kriminal, sipil, administratif atau indisipliner karena mereka tidak dapat dijadikan objek pemeriksaan yang dapat memungkinakan terciptanya penuntutan, penahanan, pengadilan dan apabila dianggap bersalah, penghukuman dengan hukuman yang sesuai, dan untuk melakukan reparasi kepada korban-korban mereka.

Tentang Kami

Rumah Sosiologi adalah komunitas independen tempat nongkrong para pecinta sosiologi seluruh Indonesia. Jangan lupa follow akun kami untuk mendapat update terbaru: