Relasi Agama & Modernitas: Menggugat Teori Sekularisasi

Tulisan ini hendak mengkaji relasi agama dan modernitas dalam konteks teori sekularisasi. Kritik metodologis atas teori sekularisasi menjadi konsentrasi utama dalam tesis ini. Dalam kaitannya dengan persoalan ini, menarik untuk dikaji sebab-sebab metodologis yang menyebabkan teori ini pada akhirnya menemui kegagalan.
 
Konsep dasar teori sekularisasi terangkum dalam tiga tesis: pertama, proses modernitas sesungguhnya menyebabkan terjadinya kemerosotan relijiusitas dalam kehidupan manusia. Kedua, Sekularisasi juga meniscayakan terjadinya privatisasi agama. Modernitas yang mengusung panji-panji rasionalitas akan mendepak agama dari wilayah publik dan mempersempit ruang geraknya menjadi tak lebih dari urusan privat. Ketiga, modernitas memberikan pilihan-pilihan yang sangat beragam pada masyarakat untuk mendefinisikan dunia. Agama tidak bisa lagi memiliki privilege sebagai satu-satunya penguasa atas definisi dunia. Agama harus masuk dalam situasi pasar dan bersaing dengan lawan-lawan relijius lain dan nonrelijius untuk memasarkan definisinya atas dunia.

Sociology of Food: Perspektif Marx, Durkheim, dan Feminism

Para sosiolog memiliki cara pandang unik dan beragam dalam melihat realitas sosial, termasuk soal makanan.  Sebagaimana pembahasan kita sebelumnya (Baca: Sociology of Food: You Are What You Eat!), makanan bukan melulu soal rasa, tetapi terutama soal nilai-nilai sosio-kultural sebuah masyarakat. Marx menyebut commodiy fetishism sebagai bagian dari karakter masyarakat kapitalis. Melalui kacamata Durkheim, kita bisa melihat makanan sebagai sebuah totem. Semantara feminist perspective melihat makanan sebagai bagian dari proses gender segregation.

Sociology of Food: You Are What You Eat!

Tahukah kamu, berapa banyak buku yang harus kamu baca, berapa teori yang harus kamu kuasai, atau berapa lama waktu yang harus kamu habiskan di bangku kuliah untuk dapat memahami dengan baik karakteristik sebuah masyarakat? Tidak, tidak, tidak..., kamu tidak memerlukan itu semua. Kamu hanya perlu membeli sepotong ayam goreng KFC. Pilih bagian paha, itu selalu lebih lezat. Percayalah...smile

Teori Kritis Selayang Pandang

Harus segera saya kemukakan bahwa tulisan ini BUKAN upaya orisinil penulis untuk menjelaskan teori kritis tetapi hanya adaptasi dan pembahasaan ulang dari beberapa bagian buku F. Budi Hardiman, Menuju Masyarakat Komunikatif dan Kritik Ideologi, serta kuliahnya di Salihara (Kelas Filsafat. Seni Ketaksepahaman: Habermas dan Hermeneutika Kritis). Pembahasan dalam tulisan pendek ini meliputi kelahiran dan kemacetan teori kritis generasi pertama, sekilas tentang kritik atas free value science dan hermeneutika kritis.

Teori Pilihan Rasional

Coleman, tidak ragu-ragu untuk berargumen bahwa pendekatan itu beroperasi dari  suatu dasar di dalam individualisme metodis dan menggunakan teori pilihan rasional sebagai dasar level mikro untuk penjelasan fenomena-fenomena level makro. Bahkan yang lebih menarik ialah apa yang dirasakan pendekatan Coleman tidak “menyenangkan”.

Karya yang holistik secara metodologis, mengambang pada level sistem tanpa jalan lain menuju para aktor yang menghasilkan sistem itu dengan tindakan-tindakannya .... pandangan akan tindakan sebagai semata-mata ekspresif, pandangan akan tindakan sebagai hal yang irasional dan juga sebagai tindakan yang seluruhnya di sebabkan oleh kekuatan-kekuatan dari luar tanpa inter mediasi maksud atau tujuan. Ia menyisihkan karya empiris yang dilaksanakan secara luas didalam ilmu sosial ketika prilaku individu “dijelaskan dengan faktor-faktor tertentu atau faktor-faktor penentu tanpa model  tindakan apapun. (Coleman, 1989: 6).

Teori Thaba'i Al-Umran Ibnu Khaldun

Bust of Ibn Khaldoun (Algeria) - Sumber. WikipediaBust of Ibn Khaldoun (Algeria) - Sumber. WikipediaTeori thaba’i al-umran pertama kali dicetuskan oleh Ibnu Khaldun. Siapa yang tak mengenal sosok Ibnu Khaldun? Ibnu Khaldun bukan hanya seorang filsuf, melainkan juga sosiolog, politikus dan ahli sejarah. Orang-orang beranggapan bahwa Ibnu Khaldun merupakan perintis ilmu sosial dan orang pertama yang berusaha merumuskan hukum-hukum kemasyarakatan. Menurutnya, sosiologi merupakan sarana untuk memahami sejarah dan kondisi sosial masyarakat pada suatu generasi, proses perubahan dalam suatu masyarakat, faktor dan pengaruhnya dalam peta peradaban bangsa.

Video Lengkap Materi Teori Sosiologi Klasik

Berikut ini video lengkap gagasan tokoh-tokoh utama Teori Sosiologi Klasik, meliputi Auguste Comte (3 Video), Emile Durkheim (3 Video), Max Weber (4 video), Georg Simmel (2 video), dan Karl Mrx (3 video). Semua video ini bisa diakses di channel Youtube Rumah Sosiologi: https://youtube.com/c/RumahSosiologiDi Channel ini, kita ngobrol soal sosiologi dan teori sosial. Ada juga video-video tutorial, terutama berkaitan dengan aplikasi untuk keperluan pendidikan seperti zotero, office dll. Jadi jangan lupa subscribe untuk mendapat update video-video terbaru dari Rumah Sosiologi. :)

Berikut cideo lengkap Teori Sosiologi Klasik

Full Playlist: 

Per-tokoh:
1. Auguste Comte: Positivisme: https://youtu.be/bI3njMVP4eI
2. Kritik atas Positivisme Auguste Comte: https://youtu.be/M-M7Zh5IqWk
3. Auguste Comte: Hukum Tiga Tahap: https://youtu.be/5g1C-dSbeUA
4. Emile Durkheim: Fakta Sosial: https://youtu.be/vbvR_9SaIh0
5. Emile Durkheim: Teori Solidaritas: https://youtu.be/3KgGswcuF_w
6. Emile Durkheim: Teori Bunuh Diri: https://youtu.be/2-xd6Ov4MkU
7. Max Weber: Definisi Sosial, Verstehen & Tipe Ideal: https://youtu.be/rHHH3XCgedA
8. Max Weber: Tipe Tindakan Sosial: https://youtu.be/b5KZeK7KvFA
9. Max Weber: Tiga Tipe Otoritas: https://youtu.be/7TkVCaMOe1Q
10. Max Weber: Etika Protestan dan Spirit Kapitalisme: https://youtu.be/rqSWCTWwq1M
11. Georg Simmel: Interaksi Timbal Balik (Sosiologi Dialektis): https://youtu.be/IEQptyhF_ng
12. Georg Simmel: The Philosophy of Money: https://youtu.be/L3cuVT9m150
13. Asumsi Dasar Teori Karl Marx: https://youtu.be/8q799vO_LFg
14. Karl Marx: Materialisme Historis dan Teori Kelas: https://youtu.be/YfPOGQrdbII
15. Karl Marx: Kerja dan Alienasi: https://youtu.be/V7OmvHuudso

Tentang Kami

Rumah Sosiologi adalah komunitas independen tempat nongkrong para pecinta sosiologi seluruh Indonesia. Jangan lupa follow akun kami untuk mendapat update terbaru:

Disclaimer

Silahkan membaca kebijakan disclaimer Rumah Sosiologi di SINI

Cari Artikel di Sini